Wednesday, October 24, 2018

Sistem Komputer 1.3

Pengertian Counter

Rangkaian Counter (penghitung) adalah logika sekuensial yang dapat dipergunakan untuk menghitung jumlah pulsa masuk dan dinyatakan dengan bilangan biner.

Binary Counter
Binary Counter adalah rangkaian perangkat keras yang terbuat dari serangkaian flip-flop. Output dari satu flip-flop dikirim ke input dari flip-flop berikutnya dalam seri. Counter biner dapat berupa asynchronous atau synchronous, tergantung bagaimana flip-flop dihubungkan bersama. Sesuai dengan namanya 4 BIT Binary Counter adalah suatu rangkaian logika yang terdiri dari 4 buah Flip-Flop yang mampu melaksanakan perhitungan sampai bilangan 16.
Hasil gambar untuk binary counter

Decade Counter 
decade counter  adalah dalam elektronika dikenal sebagai komponen ic yang mempunyai 10 pin/kaki out put yang mana out putnya ini menyala bergantian satu persatu tanpa jeda. IC decade counter ini termasuk jenis IC TTL. Salah satu tipe ic decade counter adalah 4017.
Hasil gambar untuk decade counter

Up Down Counter
up down counter adalah pengembangan dari synchronous counter yang                               menggabungkan fungsi up counter dan down counter dalam satu rangkaian dengan         suatu kontrol untuk menentukan proses counting yang dilakukan.



BCD Counter
BCD Counter adalah rangkaian digital ynag berfungsi melakukan proses penghitungan data input dan memeberikan output data penghitungan tersebut dalam format data BCD (Binary Coded Decimal) secara asynchronous (tidak sinkron/tidak simultan). Teknik penghitungan pada
Asynchronous BCD Counter adalah menghitung secara serial yaitu secara bertahap dimana data output flip-flop pertama sebagai data input flip-flop kedua dan data output flip-flop kedua sebagai data input flip-flop ketiga dan output data flip-flop ketiga sebagai data input flip-flop ke empat dan seterusnya.

Rangkaian Digital
Rangkaian Digital adalah rangkaian yang hanya menangani sinyal tinggi dan rendah, dengan kata lain dapat kita katakan bahwa elektronika digital merupakan dunia dari logika  0 dan logika 1. Peralatan digital beroperasi dengan sinyal digital dengan penggambaran suatu pembangkit gelombang persegi. Didalam suatu rangkaian elektronika digital hanya terdapat dua tegangan pada diagram bentuk gelombang, tegangan ini dilabelkan TINGGI dan RENDAH. Tegangan tinggi adalah +5 V sedangkan tegangan rendah adalah 0 V. Tegangan tinggi (+ 5V) disebut sebagai logika 0. Logika ini menandakan 2 kondisi yaitu bila rangkaian bernilai  0 maka peralatan tidak beroperasi atau disebut juga LOW, sedangkan bila rangkaian bernilai 1 maka peralatan beroperasi atau disebut juga HIGH.
Bentuk gelombang sinyal digital



HALF SUBTRACTOR
Half Subtractor adalah suatu rangkaian yang dapat digunakan untuk melakukan operasi pengurangan data-data bilangan biner hingga 1 bit saja. Half subtractor memiliki 2 terminal input untuk 2 variabel bilangan biner dan 2 terminal output, yaitu SUMMARY OUTPUT (SUM) dan BORROW OUTPUT (BORROW). Persamaan logika dari Half Subtractor adalah :
SUM = A.B' + A'.B
BORROW = A'.B

Skema Pengkabelan


Tabel kebenaran Rangakaian Half Subtractor




FULL SUBTRACTOR
 
Sebuah Full Subtractor mengurangkan dua bilangan yang telah dikonversikan menjadi bilangan-bilangan biner. Masing-masing bit pada posisi yang sama saling dikurangkan. Full Subtractor mengurangkan dua bit input dan nilai Borrow-Out dari pengurangan bit sebelumnya Output dari Full Subtractor adalah hasil pengurangan (Remain) dan bit pinjamannya (borrow-out).

Tabel kebenaran Rangakaian Full Subtractor









Ket :
1 = Benar
0 = Salah

Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Benar/(1) maka pernyataan pada percobaan Rangakaian Full Subtractor r ini menunjukan pernyataan Benar/(1)


Skema Diagram Rangakaian Full Subtractor











Skema pengkabelan Rangakaian Full Subtractor

0 comments:

Post a Comment