Monday, October 29, 2018

Pemrograman Dasar 1.6

Pemrograman Dasar 1.6



DEFINISI

Bahasa Pemrograman (Programing Language) adalah sebuah instruksi standar untuk memerintah komputer agar menjalankan fungsi tertentu. Bahasa Pemgrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipake untuk mendefinisikan program komputer.

Fungsi Bahasa Pemrograman
Fungsi dari bahasa pemrograman adalah untuk memerintahkan sebuah komputer agar bisa mengolah data sesuai dengan yang kita inginkan.

Pengelompokan Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman di bagi menjadi beberapa kelompok, yaitu :
• Object Oriented Language : contohnya adalah Visual C, Delphi, Visual dBase, Visual FoxPro.
• Low Level Language : contohnya adalah bahasa Assembly.
• Middle Level Language : contohnya adalah Bahasa C.


Tingkatan bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman memiliki beberapa tingkatan yang harus anda tahu sebelum mengenal lebih jauh tentang bahasa pemrograman, yaitu :

• Bahasa Tingkat Rendah : bahasa tingkat rendah merupakan bahasa yang masih jauh sekali dari bahasa manusia, susah untuk di mengerti. Bahasa yang masuk ke dalam tingkatan ini adalah Bahasa Assembly.

• Bahasa Tingkat tinggi : bahasa tingkat tinggi merupakan bahasa yang mendekati bahasa manusia, mudah untuk di mengerti. Bahasa yang masuk ke dalam tingkatan ini adalah bahasa pascal, Basic, PHP< dan Java.

• Bahasa Tingkat Menengah : bahasa tingkat menengah merupakan perpaduan antara bahasa tingkat tinggi dan rendah, bahasa nya tidak sulit maupun tidak mudah untuk di mengerti manusia.

Contoh Bahasa Pemrograman

• Java script

Java Script merupakan bahasa pemrogrman yang paling mudah untuk di kuasai. Fungsi java script dalam situs web maupun aplikasi adalah untuk menambahkan fitur interaktif, juga berguna untuk mevalidasi data ataupun formulir untuk di terapkan pada pengembangan sebuah permainan. Belajar java script merupakan pilihan yang sangat cocok Bagi seorang pemula.

• PHP

PHP merupakan Bahasa Pemrograman yang harus di pelajari jika Halam Web anda tampil secara dinamis. Mempelajari PHP akan sangat berguna untuk pemilik situs web karena PHP bisa mempersingka kode yang ada di halam sius sehingga bisa di tampung kedalam seperangkat aturan. Jadi kita tidak akan dibuat ribet jika kita memahami tentang PHP, ketika di butuhkan bisa memanggil mereka kapan pun Anda mau.

• HTML

Walaupun banyak orang yang mengangap bahwa HTML / CSS bukan bagian dari bahasa pemrograman, namun sangat diperlukan bagi Anda yang masih awam dengan cara membuat situs web. Belajar HTML merupakan pintu utama bagi Kalian yang bingung untuk memulai belajar bahasa pemrograman.

• C + +

Bagi Kalian yang ingin mengenal lebih jauh tentang bahasa pemrograman, mugkin bisa di coba untuk mempelajari bahasa C + +. Bahasa C + + bisa di bilang sebagai bahasa tingkat menengah, jadi tidak akan terlalu mudah maupun terlalu susah. Keuntungan belajar C + + adalah untuk mempermudah bahasa C yang lainnya seperti bahasa C dan C#.



Pengertian Tools/Framework
Kerangka kerja (bahasa Inggris: framework) adalah suatu struktur konseptual dasar yang digunakan untuk memecahkan atau menangani suatu masalah kompleks. Istilah ini sering digunakan antara lain dalam bidang perangkat lunak untuk menggambarkan suatu desain sistem perangkat lunak yang dapat digunakan kembali.



Instalasi tools bahasa pemograman

pertama-tama siapkan dulu paket install java.
Kalau belum punya installan java, bisa di download di sini.. http://java.sun.com/products/
Kemudian install paket java tersebut. (caranya mudah, ikuti perintah yang ada, step by stepnya.. next.. sampai finish)
Biasanya untuk pemula, setelah install rada bingung. Kok icon javanya nggak muncul di desktop..? nggak usah khawatir, memang seperti itu system installnya. Terus gimana kita bisa tau sudah berhasil install apa belum..?
Kita bisa langsung masuk ke command promt atau CMD
(yang belum tau caranya, sorot desktop START -> pilih RUN -> ketikkan CMD di dalamnya

 

Kalau udah masuk ke command prompt, ketikkan JAVA

 

C:\Document and settings\inspiron\>java
(beda PC, beda tampilannya.. intinya ketikan java)
Kalau keluar tampilan begini.. artinya java sudah sukses di install..

 

Sekarang kita masuk ke tahap selanjutnya.. set compiller program java. Java yang sudah di install nggak bisa langsung compile begitu saja, ada yang harus di set dulu.. langkah setnya sebagai berikut..

My Komputer -> klik kanan -> pilih properties -> pilih advance

 

Kalau udah sampai di tampilan berikut, pilih -> Environment variables

Kemudian, pada box User Variables.. yang paling atas.. kita buat yang baru..

 

klik new -> masukkan pada kotak pertama (variable name) nama PATH

 

dan kotak kedua (variable value) kita masukkan folder penyimpanan java kita, sampai ke bin..
contoh file saya : C:\Program Files\Java\jdk1.5.0_07\bin;
(jangan lupa di belakangnya di kasih ; ‘titik koma’)
Setelah itu, pilih OK..

Dan untuk melihat, apakah compiler kita sudah aktif atau belum.. buka lagi CMD dan ketikkan JAVAC, kalau berhasil.. maka akan keluar tampilan sebagai berikut..

 
Kalau sudah tampil seperti itu.. berarti compiler sudah bisa di aktifkan..]


Struktur bahasa pemrograman

struktur pemrograman pada bahasa C sebenarnya terdiri dari beberapa bagian, yaitu :
  1. Header.
  2. Komentar.
  3. Deklarasi konstanta dan atau variabel.
  4. Fungsi dan atau prosedur.
  5. Program utama.


  1. Header

header disini berisi include file(.hex),yaitu library (pustaka) yang akan digunakan dalam pemrograman. Header disini fungsinya adalah untuk memanggil fungsi library yang akan kita gunakan.

      2. Komentar

komentar disini adalah sebagai detail, penanda, atau sebuah keterangan dari sebuah program atau fungsi yang akan kita tulis. Dalam bahasa C terdapat dua macam cara penulisan komentar. yang pertama adalah “//” (tanpa tanda petik), yaitu penulisan
komentar dalam lingkup satu baris saja. dan yang kedua adalah “/**/” (tanpa tanda petik),yaitu penulisan komentar
untuk beberapa baris.

     3. Deklarasi konstanta dan atau variabel
dalam bahasa C penulisan deklarasi suatu konstanta maupun variabel ada dua macam, yang pertama adalah deklarasi kontanta dan variabel global. deklarasi yang satu ini seperti namanya (global) yaitu deklarasi
yang isinya dapat kita panggil dalam jangkauan yang lebih luas. dan yang kedua adalah deklarasi konstanta dan variabel lokal. deklarasi ini hanya bisa diakses oleh satu program saja.

     4. Fungsi atau prosedur

dalam bahasa C terdapat istilah fungsi dan prosedur, yang dimaksud disini adalah sebuah sub program. dalam pembuatan sebuah program yang memiliki fungsi banyak, atau membangun suatu program yang besar, fitur sub program akan sangat membantu
siprpgramer maupun pengembang dalam proses maintenance program tersebut. karena sub program disini bekerja sendiri dan kita hanya perlu memanggil fungsi sub program dalam program utama sesuai dengan kebutuhan.

     5. Program utama

program utama adalah inti dari semua pemrograman dalam bahasa C. jika tidak ada program utama maka program tidak akan bisa dijalankan.

contoh penulisan bagian dari struktur pemrograman bahasa C umumnya seperti diatas. supaya anda bisa lebih paham tentang artikel diatas, anda bisa melihat contoh penulisan sebuah program awal berbasis bahasa C dibawah ini.




Standar output dalam bahasa pemrograman


  • Perintah Output

Perintah Output adalah perintah yang digunakan untuk mengeluarkan hasil proses komputer sehingga bisa dibaca oleh si pemakai (user). Adapun media yang digunakan untuk menampilkan hasil output tadi bisa berupa monitor atau dicetak ke kertas melalui printer. Salah satu fungsi untuk menampilkan output dalam Turbo C++ adalah :

a.printf().

Fungsi printf() digunakan untuk mencetak data baik berupa teks, numerik, konstanta maupun variabel. Contoh penggunaan printf() bisa dilihat pada contoh program berikut :

14

Bisa dilihat dari contoh diatas, bahwa perintah printf() bisa diikuti dengan tanda %s, %f, %d dan lain-lain. Tanda % tersebut disebut dengan penentu format (format specifier)  Fungsi printf() digunakan untuk menampilkan semua jenis data (numeric dan karakter)

Perintah lain untuk menampilkan output adalah dengan puts() dan putchar().

  1. Fungsi puts() digunakan untuk menampilkan data string dan secara otomatis akan diakhir dengan perpindahan baris.
  2. Fungsi putchar() digunakan untuk menampilkan sebuah karakter.berikut adalah contoh penggunaan putchar() dan puts()


15

   

  • Fungsi cout

Penggunaan cout stream dhubungkan dengan operator overloaded  << (Sepasang tanda “less than”).  Contoh     :

cout << “Nama Saya Afandi”; // Tampilkan Output Nama Saya Afandi

cout << 1000;  // Tampilkan angka 1000 pada layar

cout << x;        // Tampilkan variabel x on pada layar

Operator << dikenal sebagai insertion operator, dimana berfungsi untuk menginput data yang mengikutinya. Jika berupa string, maka harus diapit dengan kutip ganda (“), sehingga membedakannya dari variable. Contoh

cout << “Hello”;      // Tampilkan Hello pada layar

cout << Hello;        // Tampilkan variabel Hello pada layar

Operator insertion (<<) dapat digunakan lebih dari 1 kali dalam kalimat yang sama, Contoh  :

cout << “Hallo, ” << “nama ” << “Saya Afandi”;

Contoh diatas akan menampilkan  Hallo nama Saya Afandi sentence pada layar monitor. Manfaat dari pengulangan penggunaan operator insertion (<<) adalah untuk menampilkan kombinasi dari satu variabel dan konstanta atau lebih, contoh                      :

cout << “Hello I am ” << age << ” years old and my zipcode is ” << zipcode;

Misalkan variable age = 24 dan  variable zipcode = 90064 maka output yang dihasilkan :

Hello, I am 24 years old and my zipcode is 90064

Contoh :

cout << “Baris pertama \n “;
cout << “Baris kedua.\nBaris ketiga.”;

Output :

Baris pertama.
Baris kedua.
Baris ketiga.

Selain dengan karakter new-line, dapat juga menggunakan manipulator endl, contoh    :

cout << “Baris pertama” << endl;
cout << “Baris kedua” << endl;

Output :

Baris pertama Baris kedua

  • Perintah Input

Setiap bahasa pemrograman tidak akan bisa digunakan secara fleksibel jika tidak memiliki perintah input. Perintah input adalah sebuah perintah dalam bahasa program yang mampu meneruskan nilai dari operator untuk diproses oleh komputer. Perintah input memerlukan perangkat keras input, biasanya adalah keyboard. Dalam Turbo C++, terdapat tiga perintah input yaitu scanf(), getche(), getch() dan gets().

  • Fungsi scanf()

Bentuk umum dari fungsi scanf() adalah sebagai berikut :
16

Penggunaan scanf() biasanya dikombinasikan dengan perintah printf(). Perintah printf() disini berfungsi sekedar menampilkan keterangan tentang apa yang harus diinputkan, sehingga operator bisa langsung mengerti harus memasukkan data apa. Untuk penentu format pada scanf(), dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.3 Tabel Penentu Format scanf()

17

Selain itu, penggunaan scanf() juga harus menyertakan tanda ‘&’ pada awal nama variabel. Tanda ‘&’ disini befungsi sebagai operator alamat (address operator).
Contoh penggunaan scanf() sebagai berikut :

18

Jika terdapat beberapa proses input (memasukkan data) sekaligus, maka sebaiknya ditambahkan fungsi fflush(stdin); setelah fungsi scanf(). Fungsi fflush(stdin) berfungsi menghapus buffer di dalam alat I/O.

Scanf() juga bisa digunakan untuk menginputkan beberapa data sekaligus dalam satu baris asalkan jumlah dan tipe penentu format sesuai dengan variabel yang akan diinputkan. Data yang akan dimasukkan dapat dipisahkan dengan spasi, tab atau tanda pemisah lain seperti koma (,), garis hubung(-), atau titik dua(:). Pemisah data dalam input yang digunakan harus sama dengan pemisah data dalam scanf().

 19

  • .Fungsi getche()


Fungsi input getche() memiliki sifat yang sedikit berbeda dari scanf(). Perbedaan tersebut antara lain :
  1.  Bila dalam scanf() jumlah karakter data yang diinputkan boleh bebas, maka dalam getche() hanya sebuah karakter yang bisa diterima.
  2.  Bila scanf() membutuhkan tombol RETURN/ENTER untuk mengakhiri input, maka dalam getche() tidak membutuhkannya. Input dianggap selesai begitu kita memasukkan satu karakter dan secara otomatis akan melanjutkan ke baris perintah berikutnya.


getche() merupakan singkatan dari get character and echo yang artinya ‘menerima sebuah karakter kemudian     tampilkan’. Input yang diterima getche() akan disimpan ke dalam variabel karakter yang sebelumnya harus sudah dideklarasikan.

  • Fungsi getch().


Satu-satunya perbedaan antara getche() dan getch() adalah getche()akan menampilkan karakter yang kita ketikkan, sedangkan getch() tidak akan menampilkan, melainkan hanya menyimpannya dalam memori saja, jadi apa yang kita ketikkan tidak akan muncul dilayar sebelum kita memberikan perintah untuk mencetak nilai tersebut.

  • Fungsi getch() dan getche() digunakan untuk membaca data karakter.
  • Karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan penekanan tombol enter.
  • Tidak memberikan efek pergantian baris secara otomatis
  • Jika menggunakan fungsi getch() karakter yang dimasukkan tidak akan ditampilkan pada layar sehingga sering digunakan untuk meminta inputan berupa password.

Sedangkan pada getche() karakter yang dimasukkan akan ditampilkan pada layar.

20

  • Fungsi gets()
  •  Fungsi gets() digunakan untuk memasukkan data bertipe karakter dan tidak dapat digunakan untuk      memasukkan data numerik.
  •  Harus diakhiri dengan penekanan tombol enter
  •  Cursor secara otomatis akan pindah baris
  • Tidak memerlukan penentu format


 21
  • Fungsi cin

Menangani standard input pada C++ dengan menambahkan overloaded operator extraction(>>) pada cin stream. Harus diikuti bengan variable yang akan menyimpan data. Contoh       :

int umur;
cin >> umur;

Contoh diatas mendeklarasikan variabel age dengan tipe int dan menunggu input dari cin (keyborad) untuk disimpan di variabel umur.

cin akan memproses input dari keyboard sekali saja dan tombol ENTER harus ditekan.

Contoh :


22 







Wednesday, October 24, 2018

Sistem Komputer 1.3

Sistem Komputer 1.3

Pengertian Counter

Rangkaian Counter (penghitung) adalah logika sekuensial yang dapat dipergunakan untuk menghitung jumlah pulsa masuk dan dinyatakan dengan bilangan biner.

Binary Counter
Binary Counter adalah rangkaian perangkat keras yang terbuat dari serangkaian flip-flop. Output dari satu flip-flop dikirim ke input dari flip-flop berikutnya dalam seri. Counter biner dapat berupa asynchronous atau synchronous, tergantung bagaimana flip-flop dihubungkan bersama. Sesuai dengan namanya 4 BIT Binary Counter adalah suatu rangkaian logika yang terdiri dari 4 buah Flip-Flop yang mampu melaksanakan perhitungan sampai bilangan 16.
Hasil gambar untuk binary counter

Decade Counter 
decade counter  adalah dalam elektronika dikenal sebagai komponen ic yang mempunyai 10 pin/kaki out put yang mana out putnya ini menyala bergantian satu persatu tanpa jeda. IC decade counter ini termasuk jenis IC TTL. Salah satu tipe ic decade counter adalah 4017.
Hasil gambar untuk decade counter

Up Down Counter
up down counter adalah pengembangan dari synchronous counter yang                               menggabungkan fungsi up counter dan down counter dalam satu rangkaian dengan         suatu kontrol untuk menentukan proses counting yang dilakukan.



BCD Counter
BCD Counter adalah rangkaian digital ynag berfungsi melakukan proses penghitungan data input dan memeberikan output data penghitungan tersebut dalam format data BCD (Binary Coded Decimal) secara asynchronous (tidak sinkron/tidak simultan). Teknik penghitungan pada
Asynchronous BCD Counter adalah menghitung secara serial yaitu secara bertahap dimana data output flip-flop pertama sebagai data input flip-flop kedua dan data output flip-flop kedua sebagai data input flip-flop ketiga dan output data flip-flop ketiga sebagai data input flip-flop ke empat dan seterusnya.

Rangkaian Digital
Rangkaian Digital adalah rangkaian yang hanya menangani sinyal tinggi dan rendah, dengan kata lain dapat kita katakan bahwa elektronika digital merupakan dunia dari logika  0 dan logika 1. Peralatan digital beroperasi dengan sinyal digital dengan penggambaran suatu pembangkit gelombang persegi. Didalam suatu rangkaian elektronika digital hanya terdapat dua tegangan pada diagram bentuk gelombang, tegangan ini dilabelkan TINGGI dan RENDAH. Tegangan tinggi adalah +5 V sedangkan tegangan rendah adalah 0 V. Tegangan tinggi (+ 5V) disebut sebagai logika 0. Logika ini menandakan 2 kondisi yaitu bila rangkaian bernilai  0 maka peralatan tidak beroperasi atau disebut juga LOW, sedangkan bila rangkaian bernilai 1 maka peralatan beroperasi atau disebut juga HIGH.
Bentuk gelombang sinyal digital



HALF SUBTRACTOR
Half Subtractor adalah suatu rangkaian yang dapat digunakan untuk melakukan operasi pengurangan data-data bilangan biner hingga 1 bit saja. Half subtractor memiliki 2 terminal input untuk 2 variabel bilangan biner dan 2 terminal output, yaitu SUMMARY OUTPUT (SUM) dan BORROW OUTPUT (BORROW). Persamaan logika dari Half Subtractor adalah :
SUM = A.B' + A'.B
BORROW = A'.B

Skema Pengkabelan


Tabel kebenaran Rangakaian Half Subtractor




FULL SUBTRACTOR
 
Sebuah Full Subtractor mengurangkan dua bilangan yang telah dikonversikan menjadi bilangan-bilangan biner. Masing-masing bit pada posisi yang sama saling dikurangkan. Full Subtractor mengurangkan dua bit input dan nilai Borrow-Out dari pengurangan bit sebelumnya Output dari Full Subtractor adalah hasil pengurangan (Remain) dan bit pinjamannya (borrow-out).

Tabel kebenaran Rangakaian Full Subtractor









Ket :
1 = Benar
0 = Salah

Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Benar/(1) maka pernyataan pada percobaan Rangakaian Full Subtractor r ini menunjukan pernyataan Benar/(1)


Skema Diagram Rangakaian Full Subtractor











Skema pengkabelan Rangakaian Full Subtractor