Wednesday, April 17, 2019

Komputer Dan Jaringan Dasar 1.6

Komputer Dan Jaringan Dasar 1.6


 A. PENGERTIAN TELNET

Image result for TELNET

Atau definisi Telnet yaitu merupakan suatu protocol yang memungkinkan penggunanya dapat login dan bekerja pada sistem jarak jauh, seperti jika terdapat program maupun file yang tersimpan pada komputer jarak jauh tersebut berada di komputer pengguna itu sendiri. Singkatnya Telnet merupakan perangkat lunak (softwere) yang digunakan untuk melakukan kontrol jarak jauh pada sistem komputer.
Telnet digunakan untuk melakukan login ke komputer lain yang ada di jaringan internet dan dapat melakukan akses pada pelayanan umum, termasuk pada berbagai macam database. Penggunanya dapat duduk saja di depan komputer yang terhubung ke jaringan internet.



Fungsi utama Telnet (Telecommunications network protocol)

Singkatnya fungsi utama pada Telnet adalah untuk dapat mengakses komputer dari jarak jauh. Karena Telnet dapat memungkinkan komputer penggunanya menjadi terminal dari komputer yang lain di jaringan internet. Dan Telnet memungkinkan penggunanya dapat melakukan login sebagai pemakai komputer jarak jauh dan menjalankan program komputer layanan yang terdapat pada komputer tersebut. Itulah fungsi utama dari Telnet.

Kelebihan dan kekurangan menggunakan Telnet (Telecommunications network protocol)

1.    Kelebihan Telnet
Adapun kelebihan jika menggunakan telnet server adalah user interface yang cukup ramah, maksudnya pengguna dapat memberikan perintah dari jarak jauh (remote) jadi seolah-olah penggunanya mengeksekusi perintah pada command line pada komputer.

2.    Kekurangan Telnet
Dimana ada kelebihan selalu ada kekurangan, adapun kekurangan dari Telnet yaitu pengguna NTLM authentication tanpa adanya enkripsi sehingga dapat memudahkan pencurian password yang dilakukan oleh sniffers, jika kita administrator sistem maka disarankan untuk menggunakan SSH pada Linux daripada Telnet Server untuk mengkonfigurasikan sistem kita.

B. PENGERTIAN SSH 

Image result for SSH

Pengertian SSH (Secure Shell)
SSH adalah aplikasi pengganti remote login seperti telnet, rsh, dan rlogin, yang jauh lebih aman. Fungsi utama aplikasi ini adalah untuk mengakses mesin secara remote. Sama seperti telnet, SSH Client menyediakan User dengan  Shell untuk remote ke mesin. Tidak seperti telnet, SSH menyediakan koneksi enkripsi antara klien dengan server. Dalam prakteknya, penggunaan menggunakan telnet dan ssh seperti perbedaan dengan mengakses website biasa dengan website yang lebih aman (HTTPS).

Manfaat SSH
Dengan menggunakan SSH Anda dapat bergerak bebas melalui stukrur file akun hosting. Anda juga dapat menjalankan tugas seperti monitoring log file dan memulai atau menghentikan service ( berlaku di layanan VPS / Dedicated). Bahkan ANda juga dapat menggunakannya untuk install software ke akun hostingmu atau manage database MySQL. SSH mengijinkan Anda untuk melakukan banyak hal lebih dari standard web.


C. KEUNGGULAN DAN KEKURANGAN TCP/IP

Image result for TCP IP
Keunggulan TCP / IP
• Open Protokol Standar
Independen terhadap perangkat keras komputer, sistemoperasi dan lain-lain. Ideal untuk menyatukan mesin-mesindengan perangkat keras dan lunak yang berbeda walaupun tidak terhubung internet.
• Tidak tergantung pada perangkat keras jaringan tertentu. Sehingga cocok untuk berbagai macam jaringan.
• Cara pengalamatan bersama, memungkinkan device TCP /IP mengidentifikasi secara unik device yang lain diseluruhjaringan walaupun ia merupakan jaringan global (dunia).
• Protokol level tinggi yang di standarkan untuk konsistensi, sehingga menyediakan servis user yang luas
Kekurangan TCP

  • Jika mengirimkan data yang kecil akan kerepotan karena harus handshaking dulu, sehingga lebih lambat daripada UDP
  • Tidak bisa broadcast, soalnya TCP ini sifatnya one to one, jadi ya kalau mau kirim satu-satu gitu
D. PROTOCOL PADA OSI LAYER
Image result for PROTOKOL PADA OSI LAYER

7. APPLICATION LAYER

Protokol yang berada dalam lapisan ini :
  1. HTTP (Hyper Text Transfer Protocol)
    Protokol ini yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dan web dalam sebuah web browser, melalui (World Wide Web) WWW. HTTP juga merupakan protokol yang meminta dan menjawab antar klien dan server.
  2. FTP (File Transfer Protocol)
    Protokol internet yang berjalan dalam layer aplikasi yang merupakan standar untuk mentransfer file komputer antar mesin-mesin dalam sebuah jaringan internet.
  3. NFS (Network File System)
    Jaringan protokol yang memungkinkan pengguna di klien komputer untuk mengakses file melalui jaringan dengan cara yang sama dengan bagaimana penyimpanan lokal yang diaksesnya.
  4. DNS (Domain Name System)
    Protokol ini digunakan untuk memberikan suatu nama domain pada sebuah alamat IP agar lebih mudah diingat.
  5. POP3 (Post Office Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk mengambil E-mail dari suatu mail transfer agent yang akhirnya E-mail tersebut akan di download kedalam jaringan lokal.
  6. MIME (Multipurpose Internet Mail Extension)
    Protokol yang digunakan untuk mengirim file binary dalam bentuk teks.
  7. SMB (Server Message Block)
    Protokol yang digunakan untuk mentransfer server-server file ke DOS dan Windows.
  8. NNTP (Network News Transfer Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk menerima dan mengirim newsgroup.
  9. DHCP (Dynamic Configuration Protocol)
    Layanan yang memberikan alamat IP kepada komputer yang meminta nya secara otomatis.
6. PRESENTATION LAYER 
Protokol yang berada dalam level ini :
  1. TELNET (Telecommunication Network)
    Protokol yang digunakan untuk akses remote masuk ke suatu host, data berjalan secara lain teks.
  2. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
    Salah satu protokol yang biasa digunakan dalam pengiriman E-mail di internet atau untuk mengirimkan data dari komputer pengirim E-mail ke server E-mail penerima.
  3. SNMP (Simple Network Management Protocol)
    Protokoll yang digunakan dalam suatu manajemen jaringan
5. SESSION LAYER
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
  1. NetBIOS
    Berfungsi sebagai penyiaran pesan maksud nya memungkinkan user mengirim pesan tunggal secara serempak ke komputer lain yang terkoneksi.
  2. NetBEUI (NetBIOS Extendeed User Interface)
    Berfungsi sama dengan NetBIOS hanya sedikit dikembangkan lagi dengan menambahkan fungsi yang memungkinkan bekerja dengan beragam perangkat keras dan perangkat lunak.
  3. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol)
    Protokol ini berfungsi untuk memantau aliran data diantara dua komputer dan untuk memeriksa aliran data tersebut tidak terputus.
  4. PAP (Printer Access Protocol)
    Printer Postscript berfungsi untuk akses pada jaringan AppleTalk dan untuk mengendalikan bagaimana pola komunikasi antar node.
  5. SPDU (Session Protocol Data Unit)
    Berfungsi untuk mendukung hubungan antara dua session service user.
4. TRANSPORT LAYER
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
  1. TCP (Transmission Control Protocol)
    Protokol yang menyediakan layanan penuh lapisan transport untuk aplikasi.
  2. UDP (User Datagram Protocol)
    Protokol Connectionless dan proses-to-proses yang hanya menambahkan alamat port, checksum error control dan panjang informasi data pada layer di atasnya.
3. NETWORK LAYER
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
  1. IP (Internetworking Protocol)
    Mekanisme transmisi yang digunakan untuk mentransportasikan data dalam-dalam paket yang disebut datagram.
  2. ARP (Address Resulotion Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat IP berdasarkan alamat fisik dari sebuah komputer.
  3. RARP (Reverse Address Resulotion Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat fisik melalui IP komputer.
  4. ICMP (Internet Control Message Protocol)
    Mekanisme yang digunakan oleh sejumlah host untuk mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah pada hostnya.
  5. IGMP (Internet Group Message Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk memberi fasilitas message yang simultan kepada group penerima.
2. DATA-LINK LAYER
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
  1. PPP (Point to Point Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk Point to Point pada suatu jaringan.
  2. SLIP (Serial Line Internet Protocol)
    Protokol yang digunakan untuk menyambung serial.
1. PHYSICAL LAYER
Protokol yang berada dalam lapisan ini
Tidak mempunyai protokol yang spesifik di layer ini, bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem, pada layer ini hanya mengirimkan bit bit data.


E. IMPLEMENTASI PADA PROTOCOL OSI


Kasus
·         Edi membutuhkan dokumen yang dimiliki Edo. Sehingga mengharuskan Edo untuk mengirimkannya lewat internet.
·         Edo pun mengetik dokumen tersebut dengan program Libra Office Writer
·         Edo menyimpan dokumen yang telah diketiknya ke drive : E dengan nama “dokumen” berformat .docx


Informasi  => text document
  •        Application Layer

ð  Edo menggunakan program File Zilla untuk mengirimkan dokumen.docx kepada Edi dengan protocol transfer file (FTP)
  •        Presentation Layer

ð  Dikarenakan Edi menggunakan OS Windows dan
Edo menggunakan Linux, maka Layer Presentasi mengubah data file dokumen.docx menggunakan kode ASCII menjadi file *.html
Layer  Presentasi juga mengacak data sebelum ditransmisikan dengan tujuan enkripsi
  •        Session Layer

ð  Setelah data siap dikirimkan, Session Layer membuat sambungan antara komputer Edi dan Edo agar dapat berkomunikasi khususnya antar aplikasi File Zilla
  •        Transport Layer

ð  Saat data dikrimkan, Transport Layer memastikan paket data terkiimkan dengan benar, dengan cara menyambungkan sambunagn antara komputer Edi dan Edo, mengetahui resep paket, dan mengirimkan ulang paket yang tidak dapat diterima atau korup. Juga membagi data menjadi paket  yang lebih kecil agar data dikirimkan lebih efisien.
  •        Network Layer

ð  Menyalurkan (routing) data dari komputer ke komputer lain. Network Layer mengalamatkan komputer yang Edo gunakan ke IP Address 172.16.16.5 dan merutekan jalur data ke komputer Edi dengan IP Address 192.168.168.10 menggunakan perangkat router.
  •        Data Link Layer

ð  Data digital yang akan dikirimkan dikonversikan ke satuan media pembawa oleh data link layer, tepatnya perangkat NIC.
Data Link Layer menentukan ukuran setiap paket data yang akan dikirimkan, mengartikan pengalamatan setiap paket data, memastikan kosongnya jalur data saat pengiriman, menyediakan pendeteksi error dasar dan pengkoneksi data, dan menentukan pengiriman ulang data.
  •        Phisycal Layer

ð  Data dikirimkan pada Physical Layer dengan bentuk sinyal analog. Physical Layer tidak mengetahui sedikit pun bentuk data asli selain sinyal 0 dan 1.

F . PERBEDAAN HTTP DENGAN HTTPS
Image result for HTTP PERBEDAAN HTTPS

Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah protokol yang mengatur komunikasi antara client dan server. Yang menjadi client adalah web browser atau device lain yang dapat mengakses, menerima dan menampilkan konten web.
Pada umumnya cara komunikasi antara client dan server adalah client melakukan request ke server, kemudian server mengirimkan respon terhadap client. Respon yang dimaksud dapat berupa file HTML yang akan ditampilkan di browser ataupun data lain yang di-request oleh client. Semua kegiatan tersebut diatur oleh suatu protokol yang sedang kita bahas, yaitu HTTP.

Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS) adalah versi secure dari HTTP yang dikembangkan oleh Netscape Communications Corp.
Perbedaan HTTP dan HTTPS
Sebagai seorang penggiat IT, tentunya kita harus bisa menjelaskan jika ada seseorang yang bertaya mengenai perbedaan HTTP dan HTTPS. Pada bagian ini kita akan mengulas perbedaannya dari beberapa aspek, yaitu:
1. Keamanan data yang dikirimkan
HTTP tidak menjamin keamanan data yang ditransmisikan antara client dengan server. Sementara HTTPS menjamin keamanan data yang dikirimkan. Berbicara keamanan data, sedikitnya ada 3 aspek yang ditangani oleh HTTPS, yaitu:
  • Autentikasi Server, dengan adanya autentikasi server, pengguna yakin sepenuhnya bahwa ia sedang berkomunikasi dengan server yang ia tuju.
  • Kerahasiaan Data, data yang ditransmisikan tidak akan bisa dipahami oleh pihak lain, karena data yang ditransmisikan sudah dienkripsi.
  • Integritas Data, data yang sedang ditransmisikan tidak dapat diubah oleh pihak lain, karena akan divalidasi oleh message authentication code (MAC).
2. Port yang digunakan
Untuk melakukan komunikasi, secara default HTTP menggunakan port 80 sedangkan HTTPS menggunakan port443.
3. Kebutuhan SSL

Secara default, protokol yang digunakan untuk komunikasi client-server adalah HTTP. Sementara untuk dapat menggunakan protokol HTTPS, kita diharuskan memiliki sertifikat SSL. Secure Socket Layers (SSL) adalah teknologi keamanan yang memungkinkan untuk melakukan enkripsi terhadap data yang akan ditransmisikan antara client dan server. SSL memungkinkan kita untuk dapat mengirim informasi penting, seperti nomor kartu kredit dan login credential, dengan aman.